Cari didalam blog ini

Friday, August 17, 2018

Katup atau Klep (Valve)

Katup dan Perlengkapannya

1. Katup
2. Dudukan Katup
3. Pengantar Katup
4. Pegas Katup
5. Penjamin Pegas
6. Pengunci
7. Sil Katup




Kegunaan katup (Valve) adalah untuk mengatur pemasukan gas baru ke dalam silinder dan pengeluaran gas bekas.

Bagian-bagian katup atau valve

1. Batang katup
2. Pengunci
3. Dudukan daun katup
4. Daun katup







Pembebanan katup

  • Pada daun katup, terjadi tumbukan dengan dudukannya
  • Keausan pada batang katup karena gesekan
  • Pembebanan panas pada katup buang sampai 8000 C


Kontruksi katup

  • Katup hisap : diameter daun katup masuk lebih besar daripada katup buang, dengan  tujuamemperbaiki  pengisian  silinder,  bagian  dudukan  dan ujung batang katup diperkeras untuk mengurangi / memperkecil keusan.
  • Katup buang : terbuat dari dua logam : (1) batang katup dari baja yang mempunyai sifat luncur yang baik, (2) daun katup dari baja yang tahan panas ( temperatur sampai 8000 C )
Pegas Katup
Kegunaan :

  • Untuk mengatur agar katup rapat dengan dudukannya
  • Sebagai pegas pengembali
Bila pegas katup lemah, maka   katup akan bergetar, pada putaran tinggi katup tidak akan menutup rapat, melainkan akan melompat-lompat, sehingga daya motor berkurang
Bila pegas katup terlalu kuat, maka keausan pada penggerak katup akan besar dan tuas-tuas katup bisa patah

Sil Katup
Kegunaan :  Untuk mencegah minyak pelumas mengalir ke saluran     masuk atau buang

Penghantar katup
Kegunaan : 

  • Mengantar batang katup pada kepala silinder
  • Memindahkan panas dari katup ke kepala silinder
Celah Katup
Fungsi celah katup : Agar  supaya  katup-katup  dapat  menutup  dengan  sempurna  pada  semua keadaan temperatur



Mengapa celah katup harus distel?
Keausan pada sistem penekan katup --> celah menjadi besar
Keausan pada daun katup dan dudukannya ----> celah menjadi kecil
Karena keausan-keausan tersebut tidak merata, celah katup berubah daperlu distel, setiap  service berkala (tune up) atau setiap 5.000 km (tergantung data masing masing pabrik)

celah katup terlalu besar
 Penggerak katup berisik (ada suara pukulan-pukulan
Bagian penggerak katup bisa patah ( pukulan dan kejutan )

celah katup terlalu kecil
kompresi tidak maksimal
bahan bakar akan boros

tidak ada celah katup
  • Katup tidak menutup dengan sempurna
  • Ada kerugian gas baru / tenaga motor berkurang
  • Pembakaran dapat merambat ke karburator
  • Katup-katup dapat terbakar karena tidak ada pemindahan panas pada daun katup


Demikian pembahasan mengenai ketup atau klep sering disebut jga dengan valve. Semoga bermanfaat.

Perawatan berkala

Sebuah  sepeda  motor  terkecilpun  dibuat  lebih  dari  1000  komponen. Pada umumnya sepeda motor dikendarai untuk jangka panjang, karenanya besar kemungkinan, performance/unjuk kerjanya akan menurun dan kerusakan terjadi lambat atau cepat, meskipun hal ini tergantung dari pemeliharaan si empunya dan kebiasaannya mengendarai sepeda motor

Tetapi pada umumnya sebuah sepeda motor tidak akan rusak dengan tiba   tiba   bila digunakan   secar normal,   kecual tentuny bil terjadi kecelakaan.  Sebelum  kerusakan  terjadi,  motor  tersebut  memperlihatkan gejala gejala operasional yang tidak normal, misal : suara bunyi yang agak keras dari tumbukan antara klep/katup (valve) dengan tuas katup (rocker arm) pada kepala silinder. Dan untuk memperpanjang umur kendaraan sepeda motor sesuai ketentuan pabrik, maka perlu perawatan secara berkala/periodik

Jadual  perawatan  mekanisme  mesin  secara  berkala  pada  kondisi pemakaian normal

DILAKUKAN PADA
Yang lebih
dulu tercapai


PEMBACAAN ODOMETER (Km.)**

BAGIAN
YANG DISERVIS

PG I

PG II
PG
III

500
2000
4000
8000
12000

Busi


P

P

G

G

G

Renggang klep


P

P

P

P

P

Saringan udara

*



B

B

G
Saluran bahan ba-
kar


B

B

B

B

B

Karburator





P


Putaran stasioner


P

P

P

P

P
Cara kerja gas tan-
gan


P

P

P

P

P

Minyak pelumas

1 TAHUN : G

G

G

G setiap 2000 km.
Saringan minyak
pelumas






B

Kopling


P

P

P

P

P

Rantai roda

1 BULAN : L

P & L

P & L setiap 500 km
Sistem rem depan/
blkg


P

P

P

P

P
Keausan sepatu
rem




P

P

P

Sakelar lampu rem


P

P

P

P

P
Tekanan udara ban
& kondisi ban

1 MINGGU : L

P

P setiap minggu
Pelek roda & jari
jari roda


P

P

P

P

P
Suspensi depan/
belakang


P

P

P&L

P&L

P&L
Standart
samping


P

P

P

P

P

Baut-baut,mur- mur & pengikat



P


P


P


P


P

Bantalan peluru kemudi


P





Aki

1 BULAN : P

P

P setiap 1000 km




Arah sinar lampu depan



P


P


P


P


P
Lampu-lampu dan klakson


P

P

P

P

P


Keterangan:

P = Periksa dan Bersihkan, Setel, Lumasi atau Ganti bila perlu. B = Bersihkan.
L = Lumasi. G = Ganti
* = Bersihkan lebih sering jika dipakai di daerah berdebu.

** = Untuk pembacaan adometer lebih tinggi, ulangilah sesuai interval pada jadual ini.

Catatan:

Lakukan perawatan lebih sering jika sepeda motor dipakai secara lebih berat atau di daerah yang banyak berdebu

Hal  hal  yang  perlu  diperhatikan  dalam  perawatan  mekanisme  mesin adalah:

  • Gunakan suku cadang yang asli. Suku cadang yang tidak memenuhi syarat spesifikasi/imitasi akan mempercepat/merusak sepeda motor
  • Gunakan kunci kunci perkakas khusus atau SST (Special Service Toolyang didesain untuk kendaraan kendaraan tertentu
  • Pasang gasket, cincin O, pin pengaman, plat pengunci baru sewaktu pemasangan kembali
  • Sewakt mengencangkan   bau da mur mulailah   dengan   baut berdiameter besar atau baut yang di tengah lebih dulu menuju pinggir secara  bersilang  dan kencangkan dengan momen  pengerasayang telah ditentukan oleh pabrik
  • Bersihkan komponen komponen di dalam cairan pembersih sewaktu pembongkaran. Lumasi permukaan permukaan yang bergeser sebelum pemasangan kembali
  • Sewaktu  pemasangan  sil  oli  (oil  seal  )  baru,  pastikan  bahwa  bibir perapat dilumasi dengan pelumas/vet
  • Setelah   pemasangan   kembali periksa   semua   bagian   terhadap pemasangan dan kerja operasional yang baik
  • Gunakan  alat  perkakas  yang  sesuai  sewaktu  mengerjakan  sepeda motor. Bila mur dan baut ukuran metris, maka gunakan kunci kunci ukuran metris
Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan mekanisme mesin, semoga bermanfaat.