Selamat siang smua, semoga sehat selalu.
Pada kesempatan kali ini saya akan berusaha membahas mengenai kompresi. Baiklah untuk lebih jelasnya silahkan dipelajari dan apabila ada yang kurang dimengerti saya harap komentarnya, dan apabila ada kesalahan dalam penyampaian diharapkan juga koreksinya.
Langsung ke materi..........!
Yang dimaksud dengan tekanan kompresi ialah tekanan campuran udara dan bahan bakar (untuk motor otto) di dalam ruang bakar pada akhir langkah kompresi. Motor yang perbandingan kompresinya lebih tinggi juga mempunyai tekanan kompresi yang tinggi. Sesudah terjadi pembakaran maka tekanan di dalam ruang bakar akan naik lebih kurang menjadi empat kali (4x) tekanan kompresi. Misalnya bila tekanan kompresi besarnya 12 kg/cm2, maka sesudah terjadi pembakaran di dalam ruang bakar tekanannya akan naik menjadi 48 kg/cm2.. Salah satu usaha untuk mendapatkan tekanan kompresi yang lebih tinggi yaitu dengan mengatur agar udara luar dapar masuk ke dalam ruang bakar dengan kecepatan yang lebih tinggi.Misalnya dengan mempergunakan turbocharger yang bekerja seperti kompresor untuk membantu memperbanyak jumlah udara yang masuk ke dalam ruang bakar/silinder. Dengan adanya turbocharger, maka jumlah udara yang masuk lebih banyak sehingga tekanannya lebih dari 1 atmosfir.
Baik atau buruknya unjuk kerja (performance) suatu kendaraan bermotor sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya tekanan kompresi, oleh karena itu besarnya tekanan kompresi kendaraan harus diperiksa setiap saat agar bisa diinterpretasikan untuk mengetahui performance atau kondisi suatu kendaraan bermotor.
Tekanan kompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan tune up (service berkala). Besarnya tekanan kompresi tergantung dari data masing masing jenis kendaraan yang dikeluarkan dari pabrik. Secara umum besar tekanan kompresi 13,5 bar + 1,5 bar.
Tekanan kompresi rendah dapat disebabkan oleh:
* penyetelan katup yang salah (terlalu rapat)
* daun katup terbakar (bocor)
* gasket/paking kepala silinder bocor
* cincing torak atau silinder aus
* torak aus
Tekanan kompresi tinggi dapat disebabkan oleh:
* terlalu banyak kerak kerak karbon pada ruang bakar atau pada ujung torak
Tekanan kompresi yang baik adalah yang sesuai dengan standar pabrik. Untuk pengukuran tekanan kompresi digunakan alat yaitu kompresi tester atau compression gauge.
Demikian postingan mengenai tekanan kompresi, semoga bermanfaat.
Pada kesempatan kali ini saya akan berusaha membahas mengenai kompresi. Baiklah untuk lebih jelasnya silahkan dipelajari dan apabila ada yang kurang dimengerti saya harap komentarnya, dan apabila ada kesalahan dalam penyampaian diharapkan juga koreksinya.
Langsung ke materi..........!
Yang dimaksud dengan tekanan kompresi ialah tekanan campuran udara dan bahan bakar (untuk motor otto) di dalam ruang bakar pada akhir langkah kompresi. Motor yang perbandingan kompresinya lebih tinggi juga mempunyai tekanan kompresi yang tinggi. Sesudah terjadi pembakaran maka tekanan di dalam ruang bakar akan naik lebih kurang menjadi empat kali (4x) tekanan kompresi. Misalnya bila tekanan kompresi besarnya 12 kg/cm2, maka sesudah terjadi pembakaran di dalam ruang bakar tekanannya akan naik menjadi 48 kg/cm2.. Salah satu usaha untuk mendapatkan tekanan kompresi yang lebih tinggi yaitu dengan mengatur agar udara luar dapar masuk ke dalam ruang bakar dengan kecepatan yang lebih tinggi.Misalnya dengan mempergunakan turbocharger yang bekerja seperti kompresor untuk membantu memperbanyak jumlah udara yang masuk ke dalam ruang bakar/silinder. Dengan adanya turbocharger, maka jumlah udara yang masuk lebih banyak sehingga tekanannya lebih dari 1 atmosfir.
Baik atau buruknya unjuk kerja (performance) suatu kendaraan bermotor sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya tekanan kompresi, oleh karena itu besarnya tekanan kompresi kendaraan harus diperiksa setiap saat agar bisa diinterpretasikan untuk mengetahui performance atau kondisi suatu kendaraan bermotor.
Tekanan kompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan tune up (service berkala). Besarnya tekanan kompresi tergantung dari data masing masing jenis kendaraan yang dikeluarkan dari pabrik. Secara umum besar tekanan kompresi 13,5 bar + 1,5 bar.
Tekanan kompresi rendah dapat disebabkan oleh:
* penyetelan katup yang salah (terlalu rapat)
* daun katup terbakar (bocor)
* gasket/paking kepala silinder bocor
* cincing torak atau silinder aus
* torak aus
Tekanan kompresi tinggi dapat disebabkan oleh:
* terlalu banyak kerak kerak karbon pada ruang bakar atau pada ujung torak
Tekanan kompresi yang baik adalah yang sesuai dengan standar pabrik. Untuk pengukuran tekanan kompresi digunakan alat yaitu kompresi tester atau compression gauge.
![]() |
| Compression Tester |
Demikian postingan mengenai tekanan kompresi, semoga bermanfaat.


No comments:
Post a Comment