Apakabar blogger......!!!!! Semoga sehat selalu.
Kali ini saya akan mencoba mengupas mengenai Sistem Pengisian pada Sepeda Motor, baiklah tanpa basa basi langsug saja ke materi.
Cekidot............!
Prinsip Pembangkit
Tegangan
Kali ini saya akan mencoba mengupas mengenai Sistem Pengisian pada Sepeda Motor, baiklah tanpa basa basi langsug saja ke materi.
Cekidot............!
Fungsi sistem pengisian pada sepedamotor adalah untuk
menjamin baterai agar selalu penuh meskipun arus listrik digunakan ketika
sepedamotor dikendarai dan baterai dapat digunakan kembali untuk menstart mesin
ketika diperlukan.
Untuk mengisi baterai
sepedamotor dibutuhkan penyearah karena yang dibangkitkan oleh generator adalah
arus bolak balik. Peyearahan dilakukan dengan peyearahan setengah gelombang
lihat halaman 13.Pada sepeda motor yang menggunakan 2 sumber daya listrik yaitu
AC untuk penerangan dan DC untuk keperluan lainnya maka generatornya
dikonstruksi dengan 2 kumparan, yaitu kumparan sistem penerangan dan kumparan sistem pengisian.
Sistem pengisian pada dasarnya terdiri dari
komponen-komponen sebagai berikut :
- Alternator, berfungsi menghasilkan arus AC dengan menggunakan putaran mesin
- Regulator rectifier. Yang berfungsi mengubah/mengatur tegangan yang keluar dari generator sehingga tegangan tetap pada tegangan yang diprayaratkan.sedangkan rectifier berfungsi merubah arus AC menjadi DC
- Baterai,berfungsi menyimpan arus DC yang sudah diregulasi
Pembangkitan daya listrik pada sepedamotor adalah pembangkit listrik AC
1 fasa dan 3 fasa atau disebut alternator. Komponen-komponen dari alternator
terdiri dari Roda gaya magnet dengan 2 pasang pool medan magnet atau 6 pasang
pool medan magnet . Roda gaya tersebut biasanya dirakit pada ujung poros engkol
sehingga putaran roda gaya sama dengan putaran mesin, bagian ini disebut
sebagai Rotor (bagian yang berputar).Pada sisi yang lain dari alternator adalah
kumparan pembangkit yang terikat mati pada rumah alternator.Pada bagian
tersebut terdapat inti besi lunak berjumlah 2batang atau 12 bagian yang dililit
kumparan ,ada yang ujung kumparannya berjumlah 2 ada juga 3, masing ujung
disebut massa ( - ) Lampu dan kumparan pengisian
![]() |
| Alternator Dengan Magnet Permanen |
Pada umumnya sepedamotor yang
tergolong berkapasitas kecil sampai dengan 250 cc menggunakan alternator jenis
yang seperti ditunjukkan pada gambar 1.Dengan konstruksi banyak pool medan
magnet dan pool pembangkit diharapkan arus pengisian menjadi lebih rata.
Kebutuhan listrik
pada sepedamotor jenis ini tidak begitu besar sehingga cukup dengan menggunakan
magnet permanen dan konstruksinya menjadi kompak menyatu didalam mesin![]() |
| Alternator Motor Besar |
Berbeda dengan kebutuhan arus pada sepeda motor besar yang memerlukan
daya untuk system kelistrikan besar dan menggunakan baterai yang besar juga.
Guna memenuhi kebutuhan arus tersebut diaplikasikan generator bentuk lain yang
merupakan bagian diluar mesin (gambar2). Hal ini dimungkinkan karena generator
ini menggunakan magnet listrik (remanen) yang dapat diatur kekuatan magnetnya
sehingga dapat membangkitkan arus yang cukup untuk keperluan system kelistrikan
![]() |
| Komponen alternator Motor Besar |
Sepeda motor Besar atau lazim disebut MoGe mulai dengan sepedamotor
berkapasitas 750cc dengan 4 silinder kebanyakan alternator sistem pengisian
dikonstruksi seperti yang digunakan pada mobil.Kostruksi ini memungkinkan
dilakukan perbaikan pada komponennya tanpa harus melepas bagian bagian mesin
tetapi cukup unit alternator dilepas dari mesin.Pertimbangan tersebut diambil
agar kostruksi mesin lebih kompak dan alternator memiliki daya lebih besar
untuk dapat memenuhi kebutuhan arus lebih besar
![]() |
| Posisi Alternator Motor Besar |
Tugas Alternator Motor besar dan Perbedaannya dengan
Alternator Sepeda Motor
Tugas Alternator : Saat mesin
hidup, sebagai - Sumber energi untuk seluruh kebutuhan energi listrik pada sepeda motor
- Pengisi baterai agar selalu siap pakai
Karena dapat diproduksi dioda
penyearah berdaya besar
Perbedaan prinsip
kerja alternator Motor besar dengan Alternator sepeda motor
Kumparan
pembangkit Medan Magnet
Penyearah
Produksi arus
Keuntungan
Kerugian
|
Alternator motor besar
Diam(pada
bag.tepi)
Non
Permanen(magnet remanen)
Dioda
Tidak
diregulasi
Pada
putaran rendah tegangan cukup
Banyak
komponen penunjang berada dalam unit alternator .
|
Alternator spd motor
Diam(pada
bag.tengah)
Permanen
.
Dioda
diluar alternator..
Tidak
diregulasi . .
Pada
putaran rendah tegangan kecil
Keolengan
bantalan poros engkol dapat menyebabkan tdk ada pengisian.
|
Prinsip pembangkitan tegangan pada seutas kawat yang terbuat dari bahan
tembaga berisolasi dan disekitarnya diberikan medan magnet yang selalu berubah
polaritas( kutup utara dan selatan) maka pada kedua ujung kawat tersebut akan
dibangkitkan tegangan yang selalu berubah polaritasnya ( plus dan minus
bergantian pada kedua ujungnya),lihat gambar dibawah
Keterangan :
1. Voltmeter
2. Rotor magnet permanen
3. Kumparan pembangkit (Kawat tembaga)
4. Medan magnet (garis gaya magnet)
5. Poros rotor
1. Voltmeter
2. Rotor magnet permanen
3. Kumparan pembangkit (Kawat tembaga)
4. Medan magnet (garis gaya magnet)
5. Poros rotor
Demikian dasar dari sistem pengisian. Semoga bermanfaat.








