Cari didalam blog ini

Sunday, August 26, 2018

Sistem Pengisian Sepeda Motor

Apakabar blogger......!!!!! Semoga sehat selalu.

Kali ini saya akan mencoba mengupas mengenai Sistem Pengisian pada Sepeda Motor, baiklah tanpa basa basi langsug saja ke materi.

Cekidot............!


Fungsi sistem pengisian pada sepedamotor adalah untuk menjamin baterai agar selalu penuh meskipun arus listrik digunakan ketika sepedamotor dikendarai dan baterai dapat digunakan kembali untuk menstart mesin ketika diperlukan.
Untuk mengisi baterai sepedamotor dibutuhkan penyearah karena yang dibangkitkan oleh generator adalah arus bolak balik. Peyearahan dilakukan dengan peyearahan setengah gelombang lihat halaman 13.Pada sepeda motor yang menggunakan 2 sumber daya listrik yaitu AC untuk penerangan dan DC untuk keperluan lainnya maka generatornya dikonstruksi dengan 2 kumparan, yaitu kumparan sistem penerangan dan kumparan sistem pengisian.


Sistem pengisian pada dasarnya terdiri dari komponen-komponen sebagai berikut :
  1. Alternator, berfungsi menghasilkan arus AC dengan menggunakan putaran mesin
  2. Regulator rectifier. Yang berfungsi mengubah/mengatur tegangan yang keluar dari  generator sehingga tegangan tetap pada tegangan yang diprayaratkan.sedangkan rectifier berfungsi merubah arus AC menjadi DC
  3. Baterai,berfungsi menyimpan arus DC yang sudah diregulasi
Alternator dan prinsip kerjanya
Pembangkitan daya listrik pada sepedamotor adalah pembangkit listrik AC 1 fasa dan 3 fasa atau disebut alternator. Komponen-komponen dari alternator terdiri dari Roda gaya magnet dengan 2 pasang pool medan magnet atau 6 pasang pool medan magnet . Roda gaya tersebut biasanya dirakit pada ujung poros engkol sehingga putaran roda gaya sama dengan putaran mesin, bagian ini disebut sebagai Rotor (bagian yang berputar).Pada sisi yang lain dari alternator adalah kumparan pembangkit yang terikat mati pada rumah alternator.Pada bagian tersebut terdapat inti besi lunak berjumlah 2batang atau 12 bagian yang dililit kumparan ,ada yang ujung kumparannya berjumlah 2 ada juga 3, masing ujung disebut massa ( - ) Lampu dan kumparan pengisian

Alternator Dengan Magnet Permanen
Pada umumnya sepedamotor yang tergolong berkapasitas kecil sampai dengan 250 cc menggunakan alternator jenis yang seperti ditunjukkan pada gambar 1.Dengan konstruksi banyak pool medan magnet dan pool pembangkit diharapkan arus pengisian menjadi lebih rata.                                                       
Kebutuhan listrik pada sepedamotor jenis ini tidak begitu besar sehingga cukup dengan menggunakan magnet permanen dan konstruksinya menjadi kompak menyatu didalam mesin
Alternator Motor Besar
Berbeda dengan kebutuhan arus pada sepeda motor besar yang memerlukan daya untuk system kelistrikan besar dan menggunakan baterai yang besar juga. Guna memenuhi kebutuhan arus tersebut diaplikasikan generator bentuk lain yang merupakan bagian diluar mesin (gambar2). Hal ini dimungkinkan karena generator ini menggunakan magnet listrik (remanen) yang dapat diatur kekuatan magnetnya sehingga dapat membangkitkan arus yang cukup untuk keperluan system kelistrikan
Komponen alternator Motor Besar
Sepeda motor Besar atau lazim disebut MoGe mulai dengan sepedamotor berkapasitas 750cc dengan 4 silinder kebanyakan alternator sistem pengisian dikonstruksi seperti yang digunakan pada mobil.Kostruksi ini memungkinkan dilakukan perbaikan pada komponennya tanpa harus melepas bagian bagian mesin tetapi cukup unit alternator dilepas dari mesin.Pertimbangan tersebut diambil agar kostruksi mesin lebih kompak dan alternator memiliki daya lebih besar untuk dapat memenuhi kebutuhan arus lebih besar
Posisi Alternator Motor Besar

Tugas Alternator Motor besar dan Perbedaannya dengan Alternator Sepeda Motor
Tugas Alternator  : Saat mesin hidup, sebagai 
  • Sumber energi untuk seluruh kebutuhan energi listrik pada sepeda motor
  • Pengisi baterai agar selalu siap pakai 
Alternator pertama kali dibuat pada tahun  : 1967
Karena dapat diproduksi dioda penyearah berdaya besar

Perbedaan prinsip kerja alternator Motor besar dengan Alternator sepeda motor

Kumparan pembangkit           Medan Magnet
                 
 Penyearah
 Produksi arus
Keuntungan

 Kerugian
Alternator motor besar
  Diam(pada bag.tepi)
  Non Permanen(magnet remanen)                                         Dioda
  Tidak diregulasi
  Pada putaran rendah tegangan cukup
  Banyak komponen penunjang berada dalam unit alternator .
Alternator spd motor
  Diam(pada bag.tengah)
  Permanen
  .
  Dioda diluar alternator..
  Tidak diregulasi     . .
  Pada putaran rendah tegangan kecil
  Keolengan bantalan poros engkol dapat menyebabkan tdk ada pengisian.
                                 
Prinsip Pembangkit Tegangan
Prinsip pembangkitan tegangan pada seutas kawat yang terbuat dari bahan tembaga berisolasi dan disekitarnya diberikan medan magnet yang selalu berubah polaritas( kutup utara dan selatan) maka pada kedua ujung kawat tersebut akan dibangkitkan tegangan yang selalu berubah polaritasnya ( plus dan minus bergantian pada kedua ujungnya),lihat gambar dibawah

Keterangan :
1. Voltmeter
2. Rotor magnet permanen
3. Kumparan pembangkit (Kawat tembaga)
4. Medan magnet (garis gaya magnet)
5. Poros rotor

Demikian dasar dari sistem pengisian. Semoga bermanfaat.

Sunday, August 19, 2018

Penyetelan celah katup (Klep)


Salam smua para blogger semoga sehat selalu.


Kali ini saya akan mencoba membuat tutorial mengenai cara menyetel celah katup atau klep (valve).
Baiklah langsung ke tutorialnya, silahkan dipelajari dan seperti biasa kalau ada yang kurang dimengerti harap menuangkan komentarnya begitu pula kalau ada kesalahan dalam tutorial ini.

Keselamatan kerja:
Posisikan kunci kontak Off” pada saat penyetelan katup

Langkah kerja:

  • Pemeriksaan dan penyetelan celah katup dilaksanakan pada waktu mesin dingin (dibawah 350 C). 
  • Lepas tutup katup isap dan buang, kemudian lepas tutup mesin sebelakiri ( tutup generator )
  • Putar poros engkol berlawanan arah jarum jam dan tempatkan tanda “ T “ dengan tanda petunjuk yang ada pada bak mesin sebelah kiri ( pastikan juga bahwa torak berada pada langkah kompresi )

tanda penunjuk pada poros engkol

  • Periksa celah katup dengan memasukkan fuler diantara skrup penyetedan ujung katup
  • Celah katup isap / buang: 0,05 mm
  • Setel  katup  dengan  mengendorkan  mur  pengikat  dan  memutar  skrup penyetel sampai terasa ada tahanan pada fuler sewaktu digerakkan
  • Tahan skrup penyetel dan keraskan mur pengikat

cara menyetel katup
  • Periksa kembali celah katup
  • Periksa paking paking tutup katup isap / buang dan tutup generator
  • Pasang kembali tutup tutup tersebut


Penyetelan celah katup selesai, semoga bermanfaat.


Kompresi

Selamat siang smua, semoga sehat selalu.

Pada kesempatan kali ini saya akan berusaha membahas mengenai kompresi. Baiklah untuk lebih jelasnya silahkan dipelajari dan apabila ada yang kurang dimengerti saya harap komentarnya, dan apabila ada kesalahan dalam penyampaian diharapkan juga koreksinya.
Langsung ke materi..........!

Yang dimaksud dengan tekanan kompresi ialah tekanan campuran udara dan bahan bakar (untuk motor otto) di dalam ruang bakar pada akhir langkah kompresi. Motor yang perbandingan kompresinya lebih tinggi juga mempunyai tekanan kompresi yang tinggi. Sesudah terjadi pembakaran maka tekanan di dalam ruang bakar akan naik lebih kurang menjadi empat kali (4x) tekanan kompresi. Misalnya bila tekanan kompresi besarnya 12 kg/cm2, maka sesudah terjadi pembakaran di dalam ruang bakar tekanannya akan naik menjadi 48 kg/cm2.. Salah satu usaha untuk mendapatkan tekanan kompresi yang lebih tinggi yaitu dengan mengatur agar udara luar dapar masuk ke dalam ruang bakar dengan kecepatan yang lebih tinggi.Misalnya dengan mempergunakan turbocharger  yang  bekerja  sepertkompresor  untuk  membantu memperbanyak jumlah udara yang masuk ke dalam ruang bakar/silinder. Dengan adanya turbocharger, maka jumlah udara yang masuk lebih banyak sehingga tekanannya lebih dari 1 atmosfir.

Baik atau buruknya unjuk kerja (performance) suatu kendaraan bermotor sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya tekanan kompresi, oleh karena itu besarnya tekanan kompresi kendaraan harus diperiksa setiap saat agar bisa diinterpretasikan untuk mengetahui  performance  atau kondisi  suatu kendaraan bermotor.

Tekanan kompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan tune up (service berkala). Besarnya tekanan kompresi tergantung dari data masing masing jenis kendaraan yang dikeluarkan dari pabrik. Secara umum besatekanan kompresi 13,5 bar + 1,5 bar.

Tekanan kompresi rendah dapat disebabkan oleh:
penyetelan katup yang salah (terlalu rapat)
daun katup terbakar (bocor)
gasket/paking kepala silinder bocor
cincing torak atau silinder aus
torak aus

Tekanan kompresi tinggi dapat disebabkan oleh:
terlalu banyak kerak kerak karbon pada ruang bakar atau pada ujung torak

Tekanan kompresi yang baik adalah yang sesuai dengan standar pabrik. Untuk pengukuran tekanan kompresi digunakan alat yaitu kompresi tester atau compression gauge.

tester kompresi
Compression Tester

















Demikian postingan mengenai tekanan kompresi, semoga bermanfaat.